- See more at: http://www.fathurrizqi.com/2013/09/membuat-slideshow-headline-news-blog.html#sthash.Z7oQXREi.dpuf
Tampilkan postingan dengan label PERKEBUNAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERKEBUNAN. Tampilkan semua postingan

Jenis dan karakteristik kopi robusta

Diposting oleh Unknown

Di Indonesia kopi robusta didatangkan untuk mengganti tanaman kopi arabika. Kala itu terjadi serangan penyakit besar-besaran pada kopi arabika yang ditanam di dataran rendah. Kemudian didatangkan kopi robusta yang lebih cocok untuk dataran rendah.
Jenis dan karakteristik kopi robusta
Kopi robusta berasal dari kata ‘robust’ yang artinya kuat, sesuai dengan gambaran postur (body) atau tingkat kekentalannya yang kuat. Kopi robusta bukan merupakan spesies karena jenis ini turunan dari spesies Coffea canephora.
Robusta dapat tumbuh di dataran rendah, namun lokasi paling baik untuk membudidayakan tanaman ini pada ketinggian 400-800 meter dpl. Suhu optimal bagi perkembangan kopi robusta berkisar 24-30oC dengan curah hujan 2000-3000 mm per tahun.
Kopi robusta sangat cocok ditanam di daerah tropis yang basah. Dengan budidaya intensif akan mulai berbuah pada umur 2,5 tahun. Agar berbuah dengan baik, tanaman ini membutuhkan waktu kering 3-4 bulan dalam setahun dengan beberapa kali turun hujan.
Tanaman kopi robusta menghendaki tanah yang gembur dan kaya bahan organik. Tingkat keasaman tanah (pH) yang ideal untuk tanaman ini 5,5-6,5. Kopi robusta dianjurkan dibudidayakan dibawah naungan pohon lain.
More about → Jenis dan karakteristik kopi robusta

Jenis dan karakteristik kopi arabika

Diposting oleh Unknown

Kopi arabika dipandang memiliki kualitas yang lebih baik dibanding jenis lainnya. Hal ini bisa dilihat dari harga jualnya yang relatif lebih tinggi. Kopi arabika hanya tumbuh dan menghasilkan secara optimal bila ditanam di dataran tinggi.
Jenis dan karakteristik kopi arabika
Foto: PTPN XII
Kopi arabika (Coffea arabica) berasal dari hutan pegunungan di Etiopia, Afrika. Di habitat asalnya, tanaman ini tumbuh dibawah kanopi hutan tropis yang rimbun. Kopi arabika banyak ditumbuh di dataran dengan ketinggian di atas 500 meter dpl.
Kopi arabika akan tumbuh maksimal bila ditanam diketinggian 1000-2000 meter dpl. Dengan curah hujan berkisar 1200-2000 mm per tahun. Suhu lingkungan paling cocok untuk tanaman ini berkisar 15-24oC. Tanaman ini tidak tahan pada temperatur yang mendekati beku dibawah 4oC.
Untuk berbunga dan menghasilkan buah, tanaman kopi arabika membutuhkan periode kering selama 4-5 bulan dalam setahun. Biasanya pohon arabika akan berbunga diakhir musim hujan. Bila bunga yang baru mekar tertimpa hujan yang deras akan menyebabkan kegagalan berbuah.
Kopi arabika menyukai tanah yang kaya dengan kandungan bahan organik. Material organik tersebut digunakan tanaman untuk sumber nutrisi dan mejaga kelembaban. Tingkat keasaman atau pH tanah yang diinginkan kopi arabika berkisar 5,5-6.
More about → Jenis dan karakteristik kopi arabika

Membuat media persemaian hortikultura

Diposting oleh Unknown

Membuat media persemaian untuk tanaman hortikultura
Tujuan utama penyemaian benih adalah untuk mengurangi kematian akibat tanaman yang belum siap dengan kondisi lapangan. Baik itu melindunginya dari cuaca ataupun gangguan lainnya.
Tanaman yang memerlukan tahap penyemaian biasanya yang mempunyai siklus panen menengah hingga panjang dan memiliki benih yang kecil-kecil. Untuk tanaman dengan siklus panen cepat seperti bayam dan kangkung, tahap penyemaian menjadi kurang ekonomis. Sedangkan untuk tanaman yang memiliki biji besar, sebaiknya ditanam dengan ditugal. Tanaman yang berbiji besar relatif tahan terhadap kondisi lingkungan karena didalamnya telah terkandung zat yang berguna menopang awal pertumbuhan. Beberapa jenis hortikultura yang biasa disemaikan antara lain tomat, cabe, sawi, selada dan sebagainya.
Proses penyemaian memerlukan tempat dan perlakuan khusus yang berbeda dengan kondisi lapangan. Untuk itu diperlukan tempat persemaian yang terpisah dengan areal tanam. Tempat persemaian bisa dibuat permanen ataupun sementara. Media persemaian bisa berupa tray, tercetak, polybag atau bedengan biasa. Berikut ini tahapan-tahapan mempersiapkan media persemaian.

Menyiapkan media tanam

Hal pertama yang harus disiapkan adalah media tanam. Sebagai tempat benih/biji berkecambah media tanam ini harus terjamin dari segi ketersedian nutrisi, kelembaban dan struktur baik. Media persemaian yang alami terdiri dari campuran tanah dan bahan-bahan organik yang memiliki kandungan hara tinggi. Selain itu ketersediaan air dalam media persemaian harus mencukupi atau tingkat kelembaban yang relatif lebih tinggi dari areal tanam biasa.
Tanah yang baik untuk media persemaian diambil dari bagian atas (top soil). Sebaiknya ambil tanah dengan kedalaman tidak lebih dari 5 cm. Tanah yang baik merupakan tanah hutan, atau tanah yang terdapat di bawah tanaman bambu. Tanah tersebut memiliki karakteristik yang baik, terdiri dari campuran lempung dan pasir. Lempung benrmanfaat sebagai perekat media tanam sedangkan pasir bermanfaat untuk memberikan porositas yang baik.
Untuk memperkaya kandungan hara bisa ditambahkan dengan pupuk organik. Bisa berupa pupuk kandang yang telah matang atau pupuk kompos. Hal yang penting adalah haluskan pupuk tersebut dengan cara diayak. Struktur yang kasar tidak baik untuk pertumbuhan benih/biji yang baru berkecambah karena perakarannya masih terlalu lembut.
Campurkan bagian tanah dan pupuk organik dengan rasio 1:1. Atau bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Cirinya, setelah dicampurkan ditambah air teksturnya bisa solid (bisa dikepal tidak ambrol) namun tidak becek.

Membuat media persemaian berbentuk tray/polybag/cetak

  • Campurkan tanah bagian atas (top soil) dengan pupuk organik (pupuk kompos atau pupuk kandang yang telah matang) komposisinya 1:1.
  • Untuk persemaian tray, masukkan campuran media tanam tersebut kedalam tray, padatkan secukupnya agar media bisa mencengkrap tanaman. Tray sudah siap untuk media tanam.
  • Untuk persemaian polybag, campurkan media tanam yang telah dibuat dengan arang sekam dengan komposisi 1:1. Ambil polybag dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran bibit tanaman. Media persemaian polybag siap untuk ditanami.
  • Untuk persemaian cetak, siram campuran media tanam yang telah dibuat tersebut dengan air secukupnya. Air berfungsi untuk menyolidkan campuran agar mudah dibentuk dan tidak ambrol. Kemudian gunakan cetakan untuk membentuk adonan menjadi bentuk kotak-kotak kecil. Lubangi bagian atas kotak-kotak tersebut sedalam 1-2 cm untuk memasukkan benih. Media persemaian siap ditanami.

Membuat media persemaian berbentuk bedengan

  • Campurkan tanah bagian atas (top soil) dengan pupuk organik dengan komposisi 1:1.
  • Kemudian bentuk bedengan dan letakan campuran tadi diatas permukaan bedengan. Ketebalan campuran hendaknya 5-7 cm, ketebalan ini optimal untuk tanaman yang baru tumbuh.
  • Siram bedengan dengan air secukupnya dan tebarkan benih di atas bedengan tersebut.
  • Buat tiang penyangga atau bambu yang dilengkungkan, kemudian tutup bedengan dengan paranet.
  • Penutup bedengan bisa dibuat permanen dengan paranet, atau dibuat dengan sistem tutup buka dengan plastik bening. Sistem tutup buka berguna pada musim hujan agar tanaman tidak terkena kucuran air hujan secara langsung. Benih yang cocok disemaikan di persemaian tipe bedengan adalah sayuran daun bersiklus pendek seperti sawi, caisim, pakchoi, dll.

LANGKAH LANGKAH PROSES PEMBIBITAN
  1. Rendam bibit buah ke dalam air selama 24 jam.
  2. Sediakan media pot atau polybag berlubang.
  3. Isi pot dengan campuran tanah dengan pupuk kandang atau pupuk kompos.
  4. Tanamkan bibit dalam media tanam dengan kedalaman berbeda, ada yang mencapai 10 cm dan 5 cm. Idealnya anda bisa menanam bibit buah masuk kedalam tanah dan tidak terlalu dalam.
  5. Lalu siram hingga lembab dan letakkan pot bibit tersebut pada tempat teduh dan sejuk.
  6. Lakukan penyiraman sekali seminggu.
  7. Bibit juga perlu diberi pupuk NPK sebanyak 1 gram setiap minggu, dan lakukan penyemprotan pestisida agar tidak terserang penyakit.
  8. Bersihkan media tanam jika terlihat kotor dan tumbuh gulma dengan cara mencabutnya perlahan tanpa merusak bibit.
  9. Selanjutnya anda bisa menunggu pertumbuhan bibit hingga akhirnya bertunas dengan munculnya akar dan beberapa jumlah daun. Maka setelah tunas tersebut terlihat memiliki batang kuat, anda bisa memindahkannya ke tempat lain, baik di lahan terbuka ataupun dalam pot.
pembibitan tanaman buah
Selain dalam polybag, anda bisa melakukan pembibitan tanaman buah dengan penyemaian benih agar menghasilkan tanaman subur yang cepat berbuah dan lebat. Cara penyemaian bibit ini bisa dilakukan dengan cara:
  1. Siapkan tempat persemaian bibit diatas tanah dengan lebar dan panjang yang sesuai dengan jumlah bibit, lalu buat bedengan dari campuran humus dan pupuk kandang atau kompos.
  2. Sebarkan bibit buah ke atas bedengan secara merata dan beri sedikit jarak agar tumbuh baik.
  3. Pada musim kemarau, bedengan perlu ditutup dengan plastik atau karung goni agar tetap berada dalam kelembaban, dan perlu diberi naungan ketika musim hujan agar tidak merusak pembibitannya.
  4. Rawat bibit tersebut dengan penyiraman cukup, pemupukan dan penyemprotan pestisida, maka tunggu hingga bibit berkecambah dengan tumbuh akar dan daun. Selanjutnya tanaman buah dapat dipindahtanamkan ke lahan lain.

Demikian sedikit artikel tentang membuat media persemaian horltikultura. semoga bermanfaat.. ^_^
More about → Membuat media persemaian hortikultura

Perbanyakan pohon kopi dengan setek

Diposting oleh Unknown

Perbanyakan bibit pohon kopi dengan setek

Assalamu'alaikum,

selamat siang kawan kawan, sini adalah blog saya yang berisi tentang teknik bertani, berkebun, dan segala tentang bercocok tanam. meskipun saat ini saya masih berprofesi sebagai drafter, tetapi saya bercita2 suatu saat nanti memiliki lahan yang untuk berkebun, dan bisa mengaplisakian ilmu di blog ini dalam kenyataan. kali ini, saya akan berbagi artikel tentang perbanyakan pohon kopi dengan cara stek. Terdapat berbagai cara untuk memperbanyak pohon kopi. Salah satunya dengan cara setek, salah satu teknik perbanyakan vegetatif yang banyak digunakan para petani kopi.

Indonesia merupakan penghasil kopi robusta terbesar di dunia. Lebih dari 80% pohon kopi yang ada di negeri ini berasal dari jenis robusta. Namun rata-rata produktivitasnya relatif masih rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah kualitas bibit. Perbanyakan bibit pohon kopi seringkali tidak dilakukan dengan benar.
Pohon kopi bisa diperbanyak dengan dua cara, yaitu perbanyakan generatif dan vegetatif. Perbanyakan generatif dengan biji atau benih biasanya dilakukan untuk kopi arabika, silahkan baca perbanyakan bibit tanaman kopi dengan biji. Sedangkan pohon kopi robusta lebih sering diperbanyak dengan cara vegetatif.
Ada banyak teknik perbanyakan pohon kopi secara vegetatif, mulai dari cangkok, setek, okulasi, hingga kultur jaringan. Salah satu cara yang paling poluler adalah setek. Cara ini memiliki beberepa keunggulan diantaranya mudah dilakukan, sifat pohon kopi yang dihasilkan sama persis dengan induknya, hasilnya seragam dan lebih cepat berbuah.
Cara setek juga memiliki kelemahan. Pohon kopi yang dihasilkan dari penyetekan tidak mempunyai akar tunjang. Sehingga pohon kopi mudah tercerabut ataupun roboh. Selain itu, saat pohon masih muda rentan terhadap serangan nematoda. Namun kini kelemahan tersebut bisa disiasati dengan teknik penyambungan pohon.
More about → Perbanyakan pohon kopi dengan setek

Perbanyakan tanaman kopi dengan biji

Diposting oleh Unknown


Cara memperbanyak tanaman kopi dengan benih
Assalamu'alaikum,
selamat siang kawan kawan para pecinta ilmu dan pecinta kopi. kali ini saya bagikan tips memperbanyak bibit kopi dengan biji. saya mengambilnya dari . Perbanyakan tanaman kopi dengan dari biji (generatif) banyak dipilih karena gampang dilakukan secara masif. Dalam bentuk biji, benih kopi bisa disimpan untuk waktu yang lama dan mudah didistribusikan.Keberhasilan budidaya tanaman kopi ditentukan oleh kualitas benihnya. Oleh karena itu pilih benih dari tanaman yang sudah diseleksi sehingga sifat unggulnya tidak tercemar. Tidak disarankan mengambil benih dari tanaman kopi yang keunggulannya tidak dapat diduga.
Secara umum terdapat dua macam cara untuk memperbanyak tanaman kopi, yakni perbanyakan generatif dan perbanyakan vegetatif. Perbanyakan generatif dilakukan dengan cara menyemaikan benih atau bijinya. Sedangkan perbanyakan vegetatif dilakukan dengan setek, cangkok, okulasi dan kultur jaringan.
Memperbanyak tanaman kopi secara generatif cukup mudah dan sederhana. Keunggulan teknik ini adalah praktis, mudah dilakukan secara massal, benih mudah untuk didistribusikan dan disimpan. Keunggulan lainnya akar tunjang hasil perbanyakan biji akan tumbuh sempurna sehingga tanaman kopi yang dihasilkan lebih kokoh. Sedangkan kelemahannya adalah sifat tanaman kopi yang dihasilkan kurang seragam dan jangka waktu dari mulai menanam hingga berbuah relatif lebih lama.
More about → Perbanyakan tanaman kopi dengan biji

Bagaimana kopi luwak diproduksi?

Diposting oleh Unknown

Assalamu'alaikum kawan pecinta kopi, kalian tahu gak tentang kopi luwak? Kopi luwak dikenal sebagai kopi premium dengan harga yang cukup fantastis. Satu cangkir dihargai hingga ratusan ribu rupiah. Proses pengolahan kopi luwak melibatkan hewan liar sejenis musang. Oleh karena itu produksinya relatif terbatas.

Bagaimana kopi luwak diproduksi?
Kopi luwak didapatkan dari biji kopi yang dipilah dari kotoran luwak, binatang liar sejenis musang. Kopi ini digemari karena memiliki cita rasa unik. Berbeda dengan cita rasa kopi biasa meskipun dihasilkan dari pohon yang sama. Produksi kopi luwak masih sangat terbatas. Jangan heran kalau harganya bisa selangit.
Kopi luwak sudah dikenal sejak jaman pemerintah kolonial. Meskipun terkenal ketat, saat itu para tuan kebun membolehkan kuli mereka mengambil buah yang jatuh untuk konsumsi sendiri. Kebiasaan ini diyakini sebagai awal dikenalnya kopi luwak.
Terdapat dua jenis kopi luwak, yaitu kopi luwak liar dan kopi luwak tangkaran. Kopi luwak liar didapatkan dari kotoran luwak di alam bebas. Biasanya kotoran luwak tersebut dipungut dari hutan-hutan di sekitar perkebunan kopi. Kopi luwak liar dipercaya memiliki kualitas yang lebih baik dibanding luwak tangkaran.
Kopi luwak tangkaran baru dikembangkan sekitar satu dasawarsa lalu. Metode ini dikembangkan untuk memenuhi tingginya permintaan pasar. Produsen kopi luwak mulai membudidayakan luwak dalam kandang. Kemudian luwak tersebut diberi makan kopi dan kotorannya ditampung. Dari kotoran itu biji kopi dipilah untuk diolah lebih lanjut.
More about → Bagaimana kopi luwak diproduksi?

Panduan teknis budidaya kopi

Diposting oleh Unknown


Assalamu'alaikum, maaf telat ngedit, karena kammaren libur. ini ana tetep ngedit dari . sekarang saya akan berbagi artikel tentang panduan teknis budidaya kopi yang harum, nikmat, dan lezat. untuk mendapatkan Kualitas kopi ditentukan sejak dari proses budidayanya. Sangat penting untuk mengetahui teknik budidaya yang benar agar hasil yang diperoleh bisa maksimal.
Panduan teknis budidaya kopi

Kopi merupakan komoditas perkebunan yang paling banyak diperdagangkan. Pusat-pusat budidaya kopi ada di Amerika Latin, Amerika Tengah, Asia-pasifik dan Afrika. Sedangkan konsumen kopi terbesar ada di negara-negara Eropa dan Amerika Utara. Wajar bila komoditas ini sangat aktif diperdagangkan.Kopi merupakan tanaman tahunan yang bisa mencapai umur produktif selama 20 tahun. Untuk memulai usaha budidaya kopi, pilihlah jenis tanaman kopi dengan cermat. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan budidaya kopi diantranya jenis tanaman, teknik budidaya, penanganan pasca panen dan Pemasaran produk akhir.Tanaman kopi sangat banyak jenisnya, bisa mencapai ribuan. Namun yang banyak dibudidayakan hanya empat jenis saja yakni arabika, robusta, liberika dan excelsa. Masing-masing jenis tersebut memiliki sifat yang berbeda-beda. Untuk lebih detailnya silahkan bacamengenal jenis-jenis kopi budidaya.
More about → Panduan teknis budidaya kopi

Mengenal jenis-jenis kopi budidaya

Diposting oleh Unknown

Mengenal jenis tanaman kopiyang di photo itu gambar tetangga saya, saya yang moto, makanya ndak kelihatan. kalo saya ya jelas lebih tampan dan bagus serta keren, dak kayak bapaknya yang ndeso tapi lugu itu. hehehe...
oke, kita lanjut tentang kopi lagi. Tanaman kopi dipercaya berasal dari benua Afrika kemudian menyebar ke seluruh dunia. Saat ini kopi ditanam meluas di Amerika Latin, Asia-pasifik dan Afrika. Pohon kopi bisa tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim tropis dan subtropis meliputi dataran tinggi maupun dataran rendah. Kopi dipanen untuk diambil bijinya kemudian dijadikan minuman atau bahan pangan lainnya, serta menjadi jamu wajib untuk mereka yang melek'an sambil memelototi tipi di piala dunia. 
Di negara kita Indonesia, tanaman kopi dibawa oleh bangsa Belanda pada tahun 1896. Mereka memperkenalkan jenis kopi arabika (dari namanya, ini kopi barokah karena ada asal kata "ARAB" yang barokah. :-) ). Pada perkembangannya, terjadi serangan penyakit karat daun (HV) yang menyebabkan kematian tanaman secara massal. Kemudian pemerintahan kolonial memperkenalkan jenis kopi liberika dan robusta yang lebih tahan penyakit HV.
More about → Mengenal jenis-jenis kopi budidaya

Cara memanen buah kopi

Diposting oleh Unknown

Assalamu'alaikum, selamat siang saudara saudaraku para tamu nyasar di blog sederhana ini. :)
sekarang, saya akan berbagi tips dan trik berkebun kopi yang isinya dari  dengan sedikit perubahan bahasa dari saya agar terasa original di mesin pencari. hehehe...
langsung check ke TE - KA - PE, tempat kejadian perkaranya bagaimana memaksimalkan hasil kopi yang telah kita petik untuk mempertahankan rasanya yang tetap sedap dan harum. Untuk mendapatkan kopi berkualitas dimulai sejak buah kopi ditangani di kebun-kebun. Cara memanen turut memiliki andil yang besar dalam menentukan kualitas biji kopi yang dihasilkan.
Cara memanen buah kopi
Tanaman kopi umumnya sudah mulai berbuah pada umur 2,5-3 tahun untuk robusta dan 3-4 tahun untuk arabika. Tetapi buah kopi pada panenan pertama biasanya hanya sedikit. Produktivitasnya mulai naik maksimal setelah berumur 5 tahun ke atas. Ibarat manusianya sudah bukan lagi balita. :)
Kopi dengan Jenis arabika dan robusta berbuah secara musiman. Robusta memerlukan waktu 8-11 bulan dari mulai kuncup hingga matang. Berbeda dengan arabika yang lebih cepat berbuah sekitar 6-8 bulan sudah siap panen. Sedangkan kopi lain seperti liberika bisa berbuah sepanjang tahun.
Tingkat kematangan buah kopi pun tidak terjadi secara serentak. Sehingga proses pemanenan memerlukan waktu yang lama. Musim panen kopi di Indonesia biasanya dimulai pada bulan Mei/Juni dan berakhir sekitar Agustus/September. Periode panen raya berlangsung 4-5 bulan dengan frekuensi pemetikan buah kopi bisa setiap 10-14 hari sekali.
More about → Cara memanen buah kopi

Panduan teknis budidaya pepaya

Diposting oleh Unknown



Pepaya merupakan buah-buahan tropis yang bernilai gizi tinggi. Budidaya pepaya sangat cocok dengan iklim kita. Pasarnya pun merata dan bisa diterima di semua segmen.Panduan teknis budidaya pepayaPepaya (Carica papaya) merupakan buah-buahan tropis. Tanaman ini dipercaya berasal dari daerah tropis di benua Amerika. Dari tempat ini menyebar ke berbagai belahan bumi.Budidaya pepaya bisa dilakukan di dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut. Namun ketinggian lahan optimalnya berkisar 50-700 meter dpl. Tanaman ini menghendaki curah hujan sekitar 1000-2000 mm per tahun yang merata sepanjang tahun. Di daerah bermusim kering pohon pepaya masih bisa berbuah dengan bantuan penyiraman teratur.Drainase tanah yang baik sangat dibutuhkan dalam usaha budidaya pepaya. Genangan air akan menyebabkan busuk akar pada tanaman pepaya. Tanaman ini menghendaki tanah gembur dengan porositas yang baik dan pH tanah sekitar 6-7.Pepaya merupakan tanaman perdu yang bisa tumbuh hingga 3 meter. Batang pepaya berongga, jaringannya lunak dan berair. Tanaman ini mempunyai akar tunggang dan akar samping yang lunak. Pertumbuhan akar dangkal dan agak lemah.Bunga pepaya tumbuh pada ketiak daun, baik berupa bunga tunggal maupun rangkaian. Terdapat tiga jenis bunga pepaya, yakni bunga jantan, bunga betina dan bunga sempurna (mempunyai putik dan benang sari atau hemafrodit).Berdasarkan sifat bunga, dikenal pohon pepaya jantan, pohon betina dan pohon sempurna. Pohon pepaya jantan tidak akan menghasilkan buah, sedangkan pohon pepaya betina akan menghasilkan buah yang membulat, daging buahnya tipis. Buah pepaya yang dikehendaki dengan bentuk memanjang dihasilkan dari pohon pepaya sempurna.Benih untuk budidaya pepaya didapatkan dari biji terseleksi. Untuk mendapatkan sebanyak mungkin pohon pepaya sempurna diperlukan ketelitian dan keterampilan dalam memilih calon benih.
More about → Panduan teknis budidaya pepaya

Cara mudah membuat tabulampot

Diposting oleh Unknown

tabulampot
Metode budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot) dibuat untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan. Tanaman buah biasanya berpostur tinggi dengan perakaran dalam. Tanaman ini membutuhkan ruang tumbuh yang cukup luas. Hal ini tentunya menyulitkan bagi penduduk perkotaan dengan lahan yang sangat terbatas.
Sejak tahun 1970-an, berkembang metode menanam buah dalam lingkungan terbatas atau dikenal juga dengan tabulampot. Metode ini terus berkembang, baik dari sisi teknologi maupun jumlah jenis tanaman buah yang bisa dijadikan tabulampot.
Dewasa ini banyak berkemang nursery-nusery yang menyediakan bibit tabulampot. Bahkan dalam berbagai pameran pertanian, tabulampot selalu jadi incaran favorit. Pehobi tertarik pada tabulampot untuk alasan fungsional maupun estetika.

Jenis-jenis tabulampot

Hampir semua jenis tanaman buah bisa tumbuh dalam bentuk tabulampot. Tapi tidak semua tabulampot bisa menghasilkan buah. Karena jenis-jenis tanaman tertentu belum bisa berbuah dalam lingkungan tabulampot, seperti tanaman alpukat.
Terdapat beberapa jenis tanaman buah yang lazim dijadikan tabulampot. Tingkat keberhasilan berbuahnya dikategorikan mudah, sulit dan belum berhasil. Beberapa tanaman dengan kategori mudah berbuah diantaranya jeruk, belimbing, sawo, mangga, jambu biji dan jambu air. Tanaman yang sulit berbuah antara lain rambutan, lengkeng, manggis, duku dan jambu bol.  Sedangkan tanaman alpukat dan durian masih belum berhasil berbuah dalam lingkungan tabulampot.

More about → Cara mudah membuat tabulampot

Panduan teknis budidaya buah naga

Diposting oleh Unknown

Panduan teknis budidaya buah naga
Buah naga dikelompokan kedalam keluarga tanaman kaktus. Meskipun dikenal sebagai buah dari Asia, tanaman ini aslinya berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Pada tahun 1870, bangsa Perancis membawa buah naga dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Karena rasanya manis, buah naga kemudian dikonsumsi secara meluas di Vietnam dan Cina.
Di Indonesia, buah naga mulai populer sejak tahun 2000. Tidak jelas benar siapa yang pertama kali mengembangkannya. Diperkirakan buah naga yang masuk ke negeri kita berasal dari Thailand dan dibudidayakan oleh para pehobi tanaman secara sporadis.
Saat ini terdapat beberapa spesies tanaman buah naga yang banyak dibudidayakan. Jenis-jenisnya buah populer yaitu:
  • Hylocereus undatus kulitnya merah dengan daging buah putih
  • Hylocereus polyrhisus kulit merah dengan daging buah merah
  • Hylocereus costaricensis kulit merah dengan daging buah merah pekat agak keunguan
  • Hylocereus megelanthus kulitnya berwarna kuning dengan daging buah putih.
Budidaya buah naga sangat cocok dengan kondisi iklim dan alam Indonesia. Tanaman ini tumbuh optimal pada ketinggian 0-350 meter dpl dengan curah hujan sekitar 720 mm per tahun. Suhu udara ideal bagi pertumbuhan buah naga berkisar 26-36 derajat celcius.

More about → Panduan teknis budidaya buah naga

revolusi singkong

Diposting oleh Unknown


OlehEdhi SandraPemilik Esha Flora Kepala Unit Kultur Jaringan Bagian Konservasi Tumbuhan, Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, Fakultas Kehutanan Institut Pertanian BogorKepala Laboratorium Bioteknologi Lingkungan PPLH IPB Bogor 
PendahuluanKita kenal lirik lagu : ” Tongkat kayu jadi tanaman..” Hal ini menggambarkan betapa subur dan mendukungnya kondisi di Indonesia untuk berbudidaya. Tongkat kayu (stek batang singkong) ditancapkan saja maka dapat tumbuh dengan sendirinya. Teknik budidaya konvensional ini masih banyak dilakukan oleh para petani Indonesia. Kemajuan dalam teknik budidaya singkong awalnya hanyalah dilakukannya pengolahan tanah dan pemupukan. Paling hanya itu yang telah dilakukan oleh pada umumnya para petani di Indonesia. Bahkan dalam budidayanya seringkali dicampur aduk antara memanen daun  sebagai lalap atau untuk dibuat sayur dengan memanen umbi kayunya.  Dalam kondisi seperti itu produktivitas sangat tergantung pada kondisi dan kesuburan tanah serta kondisi iklim dan  lingkungan tempat budidaya.  Pada awalnya pemecahan masalah dilandasi pada keterbatasan lingkungan, misalnya karena keterbatasan kondisi air dan hara maka pertumbuhan batang dan daun yang tumbuh dibatasi hanya satu dan dua batang, demikian pula dengan akar sebagai calon umbi kayu dibatasi agar akar tidak terlalu banyak sehingga alokasi makanan dapat difokuskan pada beberapa umbi kayu yang ada. Pada kondisi ini maka strateginya adalah berhasil berbudidaya dengan keterbatasan lingkungan yang ada. Jadi kondisi lingkungan menjadi pembatas dalam produktivitas umbi kayu.  Semakin hari maka pemahaman dan pengetahuan tentang fisiologi tumbuhan, proses biologi dan lingkungan maka manusia sudah lebih pandai dalam memodifikasi kondisi lingkungan agar dapat menunjang pertumbuhan tanaman dengan lebih baik. Hal inilah yang akan dibahas dalam makalah ini sehingga produktivitas singkong yang awalnya hanya dapat berkisar 20 - 40 ton/hektar, maka saat ini sudah mulai banyak yang dapat melakukan budidaya singkong dengan produktivitas 60 - 100 ton/hektar. Bahkan baru-baru ini ada yang mengklaim bahwa mereka mampu menghasilkan 600 - 800 ton/hektar. 
Dalam makalah ini saya hanya ingin menguraikan bahwa bila semua faktor yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman serta berbagai perlakuan yang dapat meningkatkan produktivitas dilakukan maka hasilnya akan sangat menakjubkan.  Saya akan berusaha menguraikan dari segi fisiologi tumbuhan dan perlakuan-perlakuan yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas singkong yang dihasilkan.
 Prinsip Dasar
Kembali kita harus ke teori dasar bahwa hasil akhir (Produktivitas) tergantung pada Genetika Tanaman, kondisi lingkungan serta manajemen budidaya.

            Produktivitas  =   Genetik    +    Lingkungan   +   Manajemen

More about → revolusi singkong

masih tentang singkong

Diposting oleh Unknown


Tentang SingkongUmumSingkong merupakan umbi atau akar pohon yang panjang dengan fisik rata-rata bergaris tengah 5-10 cm dan panjang 50-80 cm, tergantung dari jenis yang ditanam. Namun dengan perkembangan tehnologi singkong dapat mencapai garis tengah lebih dari 15 cm dan panjang lebih dari 1 meter. Bahkan ada yang umbinya mencapai berat 70 kg per pohon  bahkan lebih. Daging umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan.
Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya serat dan karbohidrat namun miskin protein. Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino metionin.
Umbi akar singkong banyak mengandung glukosa dan dapat dimakan mentah. Rasanya sedikit manis, ada pula yang pahit tergantung pada kandungan racun glukosida yang dapat membentuk asam sianida. Umbi yang rasanya manis menghasilkan paling sedikit 20 mg HCN per kilogram umbi akar yang masih segar, dan 50 kali lebih banyak pada umbi yang rasanya pahit. Pada jenis singkong yang manis, proses pemasakan sangat diperlukan untuk menurunkan kadar racunnya. Dari umbi ini dapat pula dibuat tepung tapioka
Singkong yang juga dikenal sebagai ketela pohon atau ubi kayu secara ilmiah mempunyai klasifikasi:
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Malpighiales
Famili: Euphorbiaceae
Upafamili: Crotonoideae
Bangsa: Manihoteae
Genus: Manihot
Spesies: Manihot esculenta
Dalam bahasa daerah di Indonesia antara lain dinamakan :
Jawa : tela, pohong
Sunda : sampeu, dangder
Madura : sabreng, tela belada
Papua : pangala
Aceh : ubi kayee
Makassar : lame kayu
Dalam bahasa asing dinamakan:
Inggris : cassava
Malaysia : ubi kayu
Filipina : kamoteng kahoy, balanghoy
Thai : sampalang
Vietnam : củ sắn, khoai mì
Srilanka : maniok
India : kappa
China : mushu
Brazil : mandioca, aipim, macaxera
Afrika-Swahili : mogo, mihogo
Singkong adalah sumber karbohidrat terbesar ke-3 di dunia sebagai makanan manusia
Manfaat Singkong untuk Kesehatan
Singkong ternyata memiliki manfaat beragam untuk kesehatan kita. Silakan Anda simak manfaatnya di bawah ini:
1. Singkong baik untuk diet rendah kalori Anda.
   Mengapa begitu? Ini karena singkong merupakan bahan makanan dengan kandungan karbohidrat yang  lebih rendah dari nasi dan roti, dengan kandungan serat yang tinggi sehingga membuat perut tetap terasa kenyang dalam waktu yang lama.
2. Singkong baik untuk kesehatan pencernaan Anda
   Singkong merupakan umbi yang banyak sekali mengandung Insoluble Fiber atau Serat yang Tidak Larut dalam Air. Serat jenis ini berfungsi memperlancar proses buang air besar, serta mampu nyerap dan membuang toksin dalam usus, sehingga pencernaan Anda menjadi sehat.
3. Manfaat Singkong menurut Prof. Hembing Wijayakusuma, pakar tanaman obat
   Menurut beliau, efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Bagian yang umum dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.

More about → masih tentang singkong

BUDIDAYA dan PENGEMBANGAN SINGKONG SEBAGAI KOMODITAS AGRO INDUSTRI

Diposting oleh Unknown


















PRAKATA

Pengembangan prakarsa kemandirian bangsa harus didorong dengan cara  mengembangkan berbagai potensi masyarakat, memanfaatkan berbagai sumber daya yang dimiliki dan mengoptimalkan hasil – hasilnya sehingga berbagai upaya dimaksud harus berujung dan bertumpu kepada kesejahteraan rakyat, dan kemakmuran daerah yang bersangkutan, berdasarkan sendi – sendi keadilan dan pemerataaan.

Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah pengembangan sektor AGRO INDUSTRI, yang memang sudah merupakan ciri utama dan mayoritas kehidupan masyarakat di negara kita, dimana sebagian besar penduduknya bertempat tinggal di pedesaan dengan hidup mengandalkan dari sektor pertanian dan dapat mengoptimalkan lahan – lahan yang belum maksimal produksi sehingga apabila kegiatan – kegiatan tersebut tumbuh kembangkan oleh pemerintah daerah dan masyarakatnya, akan diperoleh beberapa keuntungan seperti :
  1. Menurunkan angka Urbanisasi
  2. Terbukanya lapangan kerja baru di daerah asal
  3. Termanfaatkannya lahan – lahan yang belum optimal produksi
  4. Meningkatnya kesejahteraan masyarakat petani
  5. Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah

Optimalisasi lahan – lahan yang belum dan dalam rangka membangun agro bisnis dan agro industri yang terintegrasi sangat membutuhkan dukungan dari pemerintah, seperti yang dilakukan oleh PEMPROV. Banten dengan mengeluarkan PERDA Propinsi Banten No.11 tahun 2003 Tentang Pola Dasar Pembangunan Jangka Panjang Daerah Propinsi Banten 2002-2022 dimana di dalamnya memuat aspek mengembangkan sektor pertanian menuju agribisnis berbasis bioteknologi dan didukung industri-industri yang berbasis pertanian yang tangguh dan mandiri sebagai kegiatan ekonomi yang utama.

PERSAINGAN GLOBAL AKAN BAHAN PANGAN
Akibat dari penurunan produksi minyak bumi dan kenaikan harga minyak dunia yang semakin tinggi membuat banyak negara maju dan berkembang yang berusaha mencari sumber energi terbarukan berbahan dasar nabati seperti misalnya Bio Diesel dan Bio Ethanol. Produksi etanol dunia untuk bahan bakar diduga akan meningkat dari 19 Milyar liter ( 2001) menjadi 31 Milyar liter ( estimasi 2006). Beberapa Negara di Brasil, Amerika Serikat, Kanada. Uni Eropa dan Australia sudah menggunakan campuran 63% etanol dan 37% bensin.
Walaupun beberapa negara maju telah meneliti kemungkinan menghasilkan biofuel dari bahan non-pangan namun dengan tersedianya teknologi pengolahan yang murah dan bahan baku pangan yang melimpah saat ini tentu saja para pelaku industri biofuel tidak akan membuang – buang waktu untuk menunggu realisasi dari penelitian tersebut.
Dengan demikian maka secara otomatis kebutuhan akan bahan baku juga akan terdongkrak yang dapat berakibat terjadinya persaingan antara produsen bahan bakar dengan produsen bahan pangan dan ini tentu akan menyebakan kenaikan harga bahan pangan seperti yang telah terjadi pada Jagung, Gandum, CPO dan juga Singkong

I. AGRO INDUSTRI SINGKONG SEBAGAI SOLUSI
Indonesia sebagai negara agraris seharusnya dapat memanfaatkan momentum saat ini untuk mulai menggalakkan lagi sektor industri pertaniannya mengingat tingkat kesuburan tanah dan ketersediaan lahan yang sangat besar serta didukung pula oleh ektor tenag kerja yang melimpah.
UNIDO (UN Industrial Development Organization) sudah sejak awal tahun 1980-an menerbitkan beberapa laporan tentang potensi singkong atau ubi kayu atau manioc, terutama di negara berkembang seperti di Indonesia yang memiliki lahan luas dan subur karena permintaan pasar produk singkong tersebut dalam berbagai bentuk, mulai dari bahan mentah, gaplek, tepung gaplek, tepung tapioka dan tentu saja sebagai bahan baku ethanol sangat tinggi
Singkong cukup potensial untuk dikembangkan karena singkong merupakan tanaman yang sudah sangat dikenal oleh petani dan dapat ditanam dengan mudah. Singkong juga merupakan tanaman yang sangat fleksibel dalam usaha tani dan umur panen. Lahan untuk tanaman singkong tidak harus khusus, dan tidak memerlukan penggarapan intensif seperti halnya untuk tanaman hortikultura lainnya, misal sayuran.
Ada lebih dari 30 jenis umbi-umbian yang biasa ditanam dan dikonsumsi rakyat Indonesia. Dibandingkan dengan padi, membudidayakan umbi-umbian itu jauh lebih mudah dan murah. Sebagai contoh, menanam ubi kayu secara intensif membutuhkan biaya hanya sepertiga dari biaya budidaya padi. Di sisi lain, kandungan karbohidrat umbi-umbian juga setara dengan beras.
Umbi-umbian itu kemudian dapat diproses menjadi tepung. Dalam bentuk tepung, umbi-umbian dapat difortifikasi dengan berbagai zat gizi yang diinginkan. Bentuk tepung juga mempermudah dan memperlama penyimpanan hingga dapat tahan berbulan-bulan, bahkan hingga tahunan. Selain itu, dalam bentuk tepung akan mempermudah pengguna mengolahnya menjadi berbagai jenis makanan siap saji dan menyesuaikannya dengan selera yang disukai.
Teknologi pengolahan umbi-umbian menjadi tepung sangat sederhana dan murah. Dengan teknologi itu, usaha skala kecil-menengah mampu menghasilkan tepung dengan kualitas yang tidak kalah bagus dibandingkan tepung terigu yang diproduksi perusahaan besar


KADAR NUTRISI

Kandungan Nutrisi pada Ubi Kayu ( per 100 gram )
Kalori 146 kal
Air 62,5 gram
Phosphor 40 mg
Karbohidrat 34 gram
Kalsium 33 mg
Vitamin C 30 mg
Protein 1,2 gram
Besi 0,7 mg
Lemak 0,3 gram
Vitamin B1 0,06 mg
Berat dapat dimakan 75 gram
More about → BUDIDAYA dan PENGEMBANGAN SINGKONG SEBAGAI KOMODITAS AGRO INDUSTRI

MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR)

Diposting oleh Unknown


Tepung Mocaf Alternatif Pengganti Terigu 
Singkong atau ubi kayu (Manihot Esculenta) merupakan tanaman tropis yang berasal dari Brasil, Amerika Selatan. Singkong merupakan salah satu sumber energi kaya karbohidrat walau memiliki kadar protein rendah. Oleh karena itu singkong menjadi makanan pokok di beberapa negara afrika termasuk beberapa wilayah Indonesia. Singkong dikenal ada dua macam, yaitu singkong kuning dan singkong putih. Singkong kuning sering disebut singkong mentega. Singkong putih memiliki susunan lebih padat dan keras, singkong ini lebih tepat untuk keripik. Singkong ini saat dimasak cenderung lembut dan pulen, layaknya mentega. Singkong rebus enak disantap sebagai pengganti kentang atau sebagai pelengkap masakan. Bila diolah menjadi tepung, singkong dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu. Selain itu, singkong juga mengandung bahan tertentu yang bermanfaat bagi industri dan pakan ternak, karena mengandung air sekitar 60 %, pati sekitar 25-35 %, protein, mineral, serat, kalsium dan fosfat. Singkong merupakan sumber energi yang lebih tinggi dibanding padi, jagung, ubijalar dan shorgum. Singkong mengandung HCN (asam sianida) yang terdapat di dalam umbi dan daun. Untuk keperluan makanan dan pakan ternak digunakan singkong berkadar HCN rendah atau kurang dari 50 ppm (1 mgper liter), singkong berkadar HCN tinggi digunakan sebagai bahan industri.

Mocaf (Modified Cassava Flour) atau tepung singkong adalah hasil modifikasi sebagai produk olahan terbaru dari singkong juga merupakan temuan pertama di dunia, karena mocaf sanggup mengganti kebutuhan tepung gandum yang selama ini masih di impor. Untuk membuat 1 kg mocaf diperlukan 3 kg singkong segar dan untuk membuat 1 kg mie misalnya, mocaf mampu mensubstitusi 50 % tepung gandum atau terigu. Sementara untuk membuat kue, terigu bisa diganti seluruhnya oleh mocaf.

More about → MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR)

Teknik Budidaya Dan Pasca Panen Jambu Mete

Diposting oleh Unknown

Selamat siang kawan, apakah kamu suka makan buah jambu mete? tahu tidak, ternyata Tanaman jambu mete bukan tanaman asli Indonesia. Beberapa ahli boteni menduga bahwa tanaman jambu mete berasal dari Amerika Selatan. Dari negara asalnya ini, tanaman jambu mete menyebar ke seluruh penjuru dunia, terutama di negara-negara yang memiliki iklim subtropis dan iklim tropis, termasuk Indonesia. Dalam tatanama atau sistematika (taksonomi) tanaman, jambu mete di klasifikasikan sebagai berikut :

Divisi         : Spermatophyta
Subdivisi    : Angiospermae
Kelas         : Dicotyledonae
Ordo         : Sapindales
Famili        : Anacardiaceae
Genus       : Anacardium
Spesies : Annacardium occdentale L



Kacang mete biasa kita santap sebagai camilan atau campuran kue. Kacang gurih ini berasal dari buah jambu monyet. Buahnya sendiri kurang populer dibanding kacangnya. Padahal buah ini tinggi vitamin C dan bisa diolah menjadi minuman beralkohol.

Jambu monyet (Anacardium occidentale) adalah buah yang berasal dari Brazil. Warnanya kehijauan, kuning, oranye, sampai merah jika sudah matang. Tekstur dan bentuk buahnya seperti jambu air, sehingga dalam Bahasa Inggris buah ini disebut cashew apple (rose apple = jambu air). Di bawahnya tergantung kacang yang berkulit keras dan berbentuk ginjal. Bijinya disebut kacang mete.

Sebenarnya, penamaan 'jambu' dan 'kacang' keliru karena tumbuhan ini bukan anggota jambu-jambuan (Myrtaceae) maupun kacang-kacangan (Fabaceae). Jambu monyet justru lebih dekat kekerabatannya dengan mangga (Anacardiaceae).

Kacang mete lebih mudah ditemui di pasaran. Pasalnya, buah jambu monyet terasa asam dan sepat dengan hanya sedikit rasa manis. Aromanya 'manis' menusuk. Tekstur dagingnya lembut dan juicy dengan kulit yang mudah bonyok, sehingga sulit diangkut. Terkadang, buahnya dijadikan pakan ternak.

Jika tidak diolah dengan benar, getah buahnya bisa membuat bibir bengkak. Lapisan kulitnya yang seperti lilin juga dapat membuat lidah dan tenggorokan teriritasi. Meski demikian, buahnya terkadang dijual di pasar.

Di balik kekurangannya, berdasarkan jurnal European Food Research and Technology tahun 2000, jambu monyet mengandung vitamin C empat kali lebih banyak dibanding jeruk. Per 100 ml sari jambu monyet terdapat 203.5 mg vitamin C. Dalam bentuk mentahnya terkandung 39 kalori, 0.3 gram lemak, 9 gram karbohidrat, 13 mg fosfor, dan 0,1 gram protein per 100 gram buah. Pada buahnya yang merah terdapat tannin sebanyak 35%.

Menurut Julia Morton dari Purdue University, sari jambu monyet yang mengandung tannin dapat menyembuhkan sakit tenggorokan dan disentri kronis di Kuba dan Brazil. Jusnya dapat merangsang buang air kecil dan keluarnya keringat


Bagaimana caranya agar manfaat jambu monyet dapat diperoleh dengan rasa yang lebih enak? Di beberapa negara yang banyak menghasilkan jambu monyet, buah ini diolah menjadi berbagai penganan dan minuman. Negara-negara di Amerika Selatan, misalnya, lebih banyak menggunakan jambu monyet sebagai makanan dibanding kacang mete.

Orang India dan Brazil membuat jambu monyet menjadi manisan, selai, dan sambal. Sementara itu, di Panama, jambu monyet dibuat menjadi dulce de marañón. Bentuk dessert ini seperti pasta yang berwarna cokelat dan terasa manis karena dimasak dengan air dan gula.

Jus jambu monyetpun menjadi minuman populer di seluruh Brazil. Di Amerika Latin, minuman ini terbuat dari pulpa jambu monyet. Rasanya segar seperti campuran mangga, cabai hijau, dan sedikit jeruk.

Sarinya lebih banyak difermentasi dan didistilasi menjadi minuman beralkohol. Di Goa, India, ada urrac yang mengandung 15% alkohol dan feni yang mengandung 40-42% alkohol. Bisa juga dibuat gongo, minuman keras asal Tanzania, atau aguaardente dari Mozambik.

Kalau ingin mencicipi jambu monyet, ada beberapa trik agar buahnya lebih enak dimakan. Rebus buahnya dalam air garam selama lima menit, rendam dalam larutan gelatin, atau kukus selama lima menit dan cuci dengan air dingin. Rasa sepat dan asamnya akan berkurang. Bisa juga dikeringkan atau dibuat manisan basah, kering, acar, atau kari.

Jambunya juga dapat dibuat jus dengan rasa manis dan gurih seperti kacang mete. Kandungan tanninnya meninggalkan rasa kering di mulut. Sarinya dapat dijadikan minuman bersoda atau sirup. Bisa juga dibuat jus dengan buah lain sehingga rasanya lebih enak dan kandungan vitamin C-nya lebih tinggi.


Usaha budidaya tanaman jambu mete, selain memperhatikan faktor iklim dan tanah, sebaiknya juga memperhatikan faktor penunjang yang berkaitan dengan penentuan lokasi usaha tani.

Cirri-ciri tanaman jambu Mete adalah sebagai berikut: 

  1. Memiliki cabang dan ranting serta tumbuh dengan tinggi 9 – 12 m. 
  2. Batang pohonnya tidak rata dan berwarna cokelat tua. 
  3. Daunnya bertangkai pendek, berbentuk lonjong. dengan tepian berlekuk dan guratan rangka daunnya terlihat jelas. 
  4. Bunganya berhulu, terkumpul dalam bentuk malai, dan daun tunjangnya lebar. 
  5. Daun mahkota berwarna putih. 
  6. Bagian buah yang membesar berdaging lunak, berair dan berwarna kuning kemerahan merupakan tangkai buah yang membesar. Buahnya (jambu mete), berukuran 3 cm, berbentuk ginjal, dan bijinya berkeping dua terbungkus kulit yang mengandung getah. 
  7. Kulit buah berwarna abu-abu dan berguna sebagai obat.

A. Keadaan Iklim
1. Temperatur Tanaman jambu mete dapat hidup dan tumbuh di dataran rendah ataupun dataran tinggi. Suhu udara yang cocok untuk pertumbuhan tanaman jambu mete adalah antara 170C-370C.
2. Curah hujan Iklim yang hangat dan kering sangat cocok untuk tanaman jambu mete pada saat pembungaan dan pembentukan buah. Iklim dengan jumlah bulan kering antara 4 – 6 bulan dengan curah hujan 1.500 – 2000 mm/tahun paling cocok untuk pertumbuhan dan pembentukan hasil (buah).
3. Kelembapan udara Tingkat kelembapan udara yang cocok untuk tanaman jambu mete adalah berkisar 70% - 80%. Namun, tanaman jambu mete masih cukup toleran pada tingkat kelembapan udara antara 60% - 70%.
4. Penyinaran matahari Penyinaran matahari yang cukup tinggi sepanjang tahun sangat diperlukan oleh tanaman jambu mete untuk pertumbuhan vegetatif dan pertumbuhan generatif. Selain itu, penyinaran matahari yang cukup sangat diperlukan untuk proses fotosintesis tanaman.

More about → Teknik Budidaya Dan Pasca Panen Jambu Mete